Manusia yang Hidup Tanpa Jantung

Jantung adalah pusat sentral anatomi tubuh yang memiliki pengaruh terbesar bagi kelangsungan makhluk hidup. Tapi tahukah kamu kalau ada beberapa manusia aneh yang dapat hidup tanpa jantung. Meski terdengar mustahil, nyatanya kejadian unik ini pernah terjadi. Craig Lewis, Stan Larkin dan bocah perempuan bernama Virsaviya adalah beberapa bukti orang-orang yang masih tetap hidup dan bernyawa meski tanpa memiliki jantung di tubuhnya. Biar gak kelamaan langsung saja kita garuk informasinya.

1. Jakub Halik

Kemajuan teknologi medis kedokteran seolah mematahkan persepsi jantung sebagai organ tubuh yang sangat vital bagi umat manusia. Jakub Halik, seorang pria asal Ceko bisa merasakan indahnya kehidupan meski hanya 6 bulan lamanya.

Berawal dari penyakit tumor ganas yang menggerogoti jantungnya hingga mengalami kerusakan permanen dan harus dibuang. Mau tak mau Jakub menjalani operasi pengangkatan jantung dan Dokter menggantikannya dengan dua pompa mekanik sambil menunggu proses transplantasi jantung.

Tapi sayangnya syarat untuk mendapatkan transplantasi jantung di Institute for Clinical and Experimental Medicine (IKEM), seorang pasien donor harus masuk dalam daftar tunggu selama 8 bulan. Setelah menjalani operasi pengangkatan sambil menunggu donor transplantasi jantung. Jacub masih bisa hidup normal. Ia bisa menggunakan kursi rodanya meski tak lagi memiliki denyut nadi. Lucunya Jacub justru merasa hidupnya jauh lebih sehat sebelum jantungnya dibuang.

Jakub Halik dapat bertahan hidup selama 6 bulan meski akhirnya ia pun harus meninggal dunia. Karena langkah pengobatan ini terkendala dengan penyakit tumor yang ia derita. Selama menjalani pemulihan, Jakub tidak dapat meminum obat-obatan pemulih jantung karena tidak boleh bentrok dengan obat-obatan anti tumor yang ia konsumsi.

2. Craig Lewis

Di tahun 2011, seorang pria 55 tahun bernama Craig Lewis juga pernah bertahan hidup meski tanpa mempunyai jantung. Setelah dipasang alat pompa mekanik pengganti jantung, ia masih bisa menjalani kehidupan meski hanya beberapa minggu saja setelah operasi.

Berkat kemajuan teknologi kedokteran, Craig Lewis dinobatkan sebagai manusia pertama yang berhasil hidup tanpa organ jantung di tubuhnya.

3. Virsaviya Bathsheba

Virsaviya gadis cantik 6 tahun dari Rusia yang memiliki nama lengkap Virsaviya ‘Bathsheba’ Borun-Goncharova ini harus mendapatkan ekstra perhatian dari orang tuanya saat ia bersekolah ataupun sedang bermain dengan teman-temannya.

Pasalnya Virsaviya terlahir dengan kondisi jantung di luar tubuhnya, posisi organ vitalnya tersebut berada di tengah-tengah dada dan ulu hati lambungnya. Jantungnya terlihat jelas saat berdetak karena hanya dilindungi dengan kulit tipisnya. Karena itu sangat berbahaya jika jantung itu tidak sengaja tersenggol atau tertekan ketika Virsaviya sedang bermain.

Meskipun gadis kecil rusia ini tidak pernah mengalami keluhan tentang kondisi fisik yang ia alami. Ia dikenal cerdas, hiperaktif dan jarang sakit. Guru di sekolah Virsaviya menyarankan agar ia hanya berlatih ballet dan berolahraga sendiri saja dirumahnya.

Sang Ibu pernah merencanakan operasi pemindahan letak jantung putrinya di tahun 2015 kemarin. Namun saat tiba di rumah sakit anak-anak Boston, dokter malah menyarankan Virsaviya untuk tidak melakukan operasi pemindahan jantung, karena usianya masih sangat kecil dan sangat berbahaya untuk keselamatan nyawanya jika langkah operasi tersebut dipaksakan.

4. Christopher Cobun

Hidup dan kematian manusia memang tidak ada yang bisa menebak. Begitupun Dokter yang mendiagnosa para pasiennya. Bayi bernama Christopher Cobun dilahirkan dengan organ jantung berada di luar tubuhnya. Saat itu Dokter memvonis kalau hidup Christopher tidak akan bertahan lebih dari 12 menit saja.

Tapi rupanya takdir berkata lain, lebih dari 19 tahun lamanya sejak kelahiran Christopher, dirinya masih tetap sehat bugar sampai sekarang dan bisa menjalankan aktivitas normal seperti orang lain, seperti bermain basket. Hanya saja untuk melindungi jantung sensitifnya, Cripstopher selalu memakai elemen plastik pelindung yang dipasang di dadanya.

5. Arpit Gohil

Apa yang dialami oleh Arpit Gohil, remaja pria 18 tahun asal India ini tentu saja membuat heran teori medis kedokteran. Pasalnya aktivitas Arpit Gohil jauh diatas orang-orang normal. Gemar memanjat kelapa, berlari-lari dan setiap hari selalu membantu sang ayah membajak sawah di ladang milik mereka.

Padahal ketika Arpit Gohil baru dilahirkan, jantungnya berada di antara tulang rusuk lambungnya dan Dokter sangat pesimis kalau nyawanya tidak akan bertahan lama. Palingan juga dalam hitungan beberapa hari ia sudah meninggal dunia.

Tapi rupanya takdir berkata berbeda. Sampai kini, remaja ajaib asal India tersebut masih terbukti baik-baik saja dan masih tetap sehat bugar, aneh dan ajaib bukan?

6. Ryan Marquiss

Fenomena aneh Sindrom thoraco-abdominal atau yang dikenal juga Pentalogy of Cantrell dalam dunia medis kedokteran juga pernah menimpa Ryan Marquiss, bocah ajaib asal Pennsylvania, Amerika Serikat.

Pentalogy of Cantrell adalah kelainan langka pada saat bayi dilahirkan. Ditandai dengan kombinasi anatomi tubuh cacat, membran tipis di lapisan jantung serta letak organ tubuh yang tidak berada ditempatnya. Penderita sindrom langka ini hanya satu berbanding satu juta angka kelahiran bayi. Dan baru dilaporkan 165 kasus di seluruh dunia selain organ jantung yang terletak di bagian tubuh berbeda.

Begitupun yang dialami oleh bocah ajaib Ryan Marquiss. Sejak ia masih berada di kandungan ibunya, berjalan di usia 12 minggu. Dokter pernah menyarankan agar sang Ibu sebaiknya menggugurkan kandungannya, karena hasil usg mendiagnosa kalau calon bayinya tersebut mengalami kelainan jantung.

Dia menderita ectopia cordis atau jantung berada di luar tubuh. Hanya di bagian jantung kirinya saja yang dapat berkembang normal.

Setelah berdiskusi dengan suaminya, mereka memutuskan untuk tetap melahirkan bayinya dan siap menerima resiko apapun nantinya. Benar saja setelah dilahirkan bayi laki-laki mereka yang diberi nama Ryan Marquiss menderita kelainan jantung, letaknya berada diantara ke dua dada.

Namun berkat perawatan penuh kasih sayang dari kedua orang tuanya. Ryan Marquiss bisa hidup normal sampai sekarang di usianya yang sudah berjalan 7 tahun.

7. Christopher Wall

Tanggal 10 Agustus 1975 menjadi moment paling menyedihkan bagi wanita bernama Teresa Wall. Sebab Dokter mengatakan kalau bayi yang baru dilahirkannya diperkirakan hanya sanggup bertahan hidup selama 24 jam saja. Namun sang ibu tidak mau menyerah begitu saja, ia masih tetap berjuang keras untuk menyelamatkan nyawa bayinya.

Bayi bernama Christopher Wall itu harus menjalani puluhan kali prosedur operasi bedah jantung dan ia harus tinggal di rumah sakit anak-anak selama lebih dari 3,5 tahun. Untungnya semua usaha ini tidak berakhir sia-sia, Christopher Wall akhirnya dinyatakan sembuh total. Kini ia sudah berusia 42 tahun dan terbukti dapat menjalankan kehidupan normal, punya istri cantik serta anak-anak yang sehat dari hasil perkawinan mereka.

8. Stan Larkin

Kemanapun pria 25 tahun bernama Stan Larkin ini pergi, ia akan selalu membawa tas ransel yang melekat dipunggungnya. Ternyata fungsi tas ransel itu sangat penting bagi Stan Larkin, yakni sebagai nyawa cadangan. Di dalam tas tersebut berisi alat sumber daya jantung buatan yang terhubung langsung ke bagian dada untuk memompa darahnya.

Jantung asli Stan Larkin sudah diangkat pada operasi bedah di bulan Oktober tahun 2014 lalu. Selama masa penungguan donor transplantasi jantung itulah, Larkin tidak mau berbaring di rumah sakit. Ia meminta izin kepada Dokter agar diperbolehkan menjalankan rutinitas harian seperti biasanya.

Akhirnya Stan Larkin mendapatkan transplantasi jantungnya pada tanggal 9 Mei 2016 kemarin. Kini ia sudah kembali hidup normal dan dinobatkan oleh guinness world records dan jurnal medis kedokteran sebagai satu-satunya manusia yang berhasil hidup tanpa jantung selama 17 bulan atau kurang lebih 510 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *