Kasus Atraksi Sulap Yang Berujung Musibah

Kasus Atraksi Sulap Yang Berujung Musibah

Atraksi Sulap yang sesungguhnya hanya menggunakan trik, tidak jarang jika trik ini justru akan mencelakai sang pesulap atau orang disekitar kita.
Atraksi Sulap tidaklah mudah, menggunakan strategi dan trik untuk membuat orang lain tertawa atau merasa senang butuh latihan. Tapi siapa yang sangka jika latihan dengan sesungguhnya belum tentu sesuai .

Ada beberapa atraksi sulap yang dilakukan dan sudah di uji kelulusannya pada saat latihan berakhir musibah ketika penampilannya, berikut diantaranya :

1. Charles “Karr the Magician” Rowen
Kecelakaan dalam sulap ini terjadi pada tahun 1930 dan dialami oleh pesulap asal Afrika Selatan, Charles Rowen, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Karr the Magician”. Beberapa triknya yang terkenal adalah melepaskan diri dari jeratan dan terjun ke atas tumpukan pecahan kaca. Saat itu, ia sedang menggelar shownya di Springfontein, Afrika Selatan, di mana Karr harus melakukan adegan sangat berbahaya. Tubuhnya diikat kencang dan harus melepaskan diri sebelum sebuah mobil yang dikendarai dengan kecepatan 72 kilometer per jam menabraknya.

Namun sayang, saat itu sepertinya keberuntungan belum berpihak padanya. Gerakannya terlalu lambat, sehingga ia tidak bisa menghindar dari laju mobil dan berakhir tertabrak. Kecelakaan yang nyaris membuat kakinya terputus ini terjadi di depan banyak orang dan diantaranya adalah anak kecil. Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, ia berkata bahwa sang pengendara tidak perlu disalahkan karena hal ini murni kesalahannya.

2. Janaka Basnayake
Dulu, ada rekor dunia yang diraih oleh David Blaine, seorang pesulap yang bermain memainkan trik dikubur hidup-hidup dan mampu bertahan hingga enam hari lamanya. David sendiri merupakan seorang pesulap profesional dan didampingi oleh tim ahli saat melakukan trik berbahayanya ini. Berbeda dengan David, seorang pria berusia 24 tahun bernama Janaka Basnayake berniat untuk mengalahkan rekor dunia David dan meminta anggota keluarganya menguburnya di kedalaman tiga meter, kemudian menutupnya dengan tanah dan kayu di tahun 2012. Namun sayang, ia justru ditemukan meninggal dunia setelah terkubur hidup-hidup selama 7,5 jam lamanya.

3. Dr. Vivian Hensley
Lain halnya dengan para pesulap yang memainkan triknya di depan banyak orang, Vivian Hensley, seorang dokter gigi asal Australia melakukan trik menelan benda tajam berupa silet untuk sang anaknya. Namun, dalam aksinya ini ia tidak benar-benar memasukkan silet ke dalam mulutnya, melainkan memasukkannya ke dalam mantelnya untuk mengelabui sang anak. Suatu hari, ia kembali melakukan aksinya ini namun tanpa sengaja ia silet ini malah masuk ke dalam mulut dan tertelan olehnya. Melihat kejadian ini, sang istri langsung memaksa sang suami untuk menelan kapas dan membawanya ke rumah sakit. Setelah melakukan pemeriksaan X-ray dan dua kali operasi, tim dokter tidak dapat menemukan silet tersebut. Vivian meninggal dunia empat hari setelahnya.

4. Madame DeLinsky
Kejadian nahas selanjutnya dialami oleh Keluarga DeLinsky, atau lebih tepatnya duo pesulap yang merupakan pasangan suami istri asal Polandia di tahun 1820 silam. Keduanya tampil di depan pangeran Jerman, di mana sang istri berperan sebagai asisten suaminya. Dalam shownya ini, sang suami menyaksikan istrinya yang sedang hamil berujung tertembak mati di panggung saat melakukan trik sulap yang disebutnya sebagai “The Bullet Catch”.

Berbeda dengan trik biasanya, yaitu mengisi selongsong peluru hanya dengan satu peluru asli, DeLinsky justru mengisi senjatanya dengan peluru penuh, hanya saja pelurunya sudah dibungkus kertas sebelum dipasang. Enam pasukan dikerahkan untuk menembakkan pelurunya dalam sekali tembakan dan beraksi seolah-olah kejadian ini benar-benar terjadi. Namun, sebelum beraksi seharusnya semua pasukan ini secara diam-diam diharuskan mengganti senjatanya dengan peluru kosong untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun sayang, salah seorang pasukan penembak merasa gugup dan mengalami demam panggung hingga membuatnya lupa untuk mengganti pelurunya dengan peluru kosong. Alhasil ia benar-benar menembakkan peluru asli ke arah perut Madame DeLinsky yang sedang hamil. Alih-alih menangkap pelurunya, Madame DeLinsky malah kehilangan bayinya dan meninggal dua hari kemudian akibat luka tembak yang dialaminya.

5. Demian Aditya
Tidak hanya terjadi di luar negeri, atraksi sulap yang berujung nahas ini juga terjadi di Indonesia baru-baru ini. Yup, kasus yang menimpa pesulap Demian Aditya ini masih ramai menjadi pembicaraan masyarakat saat ini. Kejadian berawal dari trik sulap Death Drop, di mana Demian dimasukkan ke dalam sebuah peti yang digantung dan sudah disiapkan besi-besi tajam di bawahnya. Saat peti dijatuhkan, para kru langsung heboh saat menghampiri peti dan mendapati seorang stuntman yang terjebak di dalamnya.

Kabarnya, kejadian ini bisa terjadi karena sang stuntman belum sempat keluar saat peti dijatuhkan untuk menggantikan Demian. Akibat kejadian mengerikan ini, sang stuntman yang bernama Edison dikabarkan mengalami luka serius di paru-parunya. Besi tajam tersebut menembus paru-paru yang membuat sebagian kecil paru-paru sebelah kirinya diambil dan sisanya dijahit. Tidak hanya itu, besi tajam ini juga menembus bokong bagian belakang Edison dan membuat banyak kerusakan saraf di bagian tersebut. Meskipun begitu, saat ini keadaannya sudah kembali normal dan tidak ada lagi pendarahan yang terjadi pada Edison.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *