Apa Yang Membuat Harga Lobster Sangat Mahal?

Apa Yang Membuat Harga Lobster Sangat Mahal

Apa Yang Membuat Harga Lobster Sangat Mahal? Lobster merupakan salah satu hidangan mewah yang mungkin tak bisa kita santap setipa hari. Rasanya nikmat, terasa segar, dagingnya kenyal, tapi harganya mahal bukan main. Pernahkah kamu bertanya-tanya, sebenarnya kenapa harga lobster di restoran-restoran sangat menguras kantong? Padahal dulunya lobster itu makanan yang merakyat.

Baca juga : Ini 7 Trik Jitu Food Photography Dengan Smartphone Biar Instagramable

Dilansir dari bussinessinsider.com, ternyata ada beberapa faktor yang berkontribusi membuat harga lobster begitu mahal. Apa saja ya?

1. Lobster merupakan hewan crustacean yang tumbuh perlahan-lahan

Mengembang biakkan lobster itu benar-benar makan waktu. Untuk mencapai ukuran yang legal diperjual belikan saja butuh waktu lima sampai tujuh tahun! Dan jika kamu ingin lobster yang lebih besar, kamu bisa menunggunya 15-100 tahun. Perlu kamu ketahui, semakin tua lobster, semakin lambat pertumbuhannya. Ya elah! Keburu kitanya yang tutup buku kalau ternak lobster sampai ukuran jumbo.

2. Mudah terjangkit penyakit yang menular

Faktor lain yang membuat lobster susah dikembang biakkan karena mereka mudah sekali terjangkit penyakit epizootic shell disease. Dilansir dari www.accessscience.com, lobster mudah terjangkit bakteri yang kemudian akan memakan cangkang mereka dan perlahan-lahan akan memakan daging mereka. Luka yang disebabkan oleh bakteri ini akan benar-benar merusak penampilan lobster sehingga tidak mungkin diperjual belikan di pasar. Kebayang kan kalau ada satu lobster yang terjangkit bakteri ini di kolam ternak? Yang lain bisa saja tertular.

3. Bayi lobster belum tentu dapat bertahan hidup

Sekalinya bertelur lobster memang menghasilkan kurang lebih 5.000 telur dan bisa lebih jika lobster tersebut semakin besar. Masalah muncul ketika telur-telur ini telah menetas. Pada fase larva, mereka akan mengapung di permukaan air dan menjadi snack yang mudah bagi spesies laut lainnya. Hap hap hap! Dengan demikian jumlah mereka berkurang drastis. Nah, jika larva ini telah ganti kulit empat kali, baru mereka akan menyerupai lobster dewasa dan turun ke dasar laut untuk melindungi diri mereka dari predator.

4. Lobster harus melewati beberapa tangan sebelum sampai ke meja makan

iasanya akan melewati beberapa tangan dari nelayan sampai ke restoran. Proses jual beli antar instansi inilah yang membuat harga lobster perlahan-lahan naik hingga jadi tinggi. Belum lagi risiko pengiriman komoditi ini begitu tinggi. Lobster belum tentu bertahan hidup ketika sampai di tempat. Proses pengiriman yang harus cepat dan risiko yang tinggi ini dilakukan agar lobster yang disajikan benar-benar fresh.

Nah, jadi kalau kamu makan lobster kemudian dagingnya keras seperti karet, itu artinya lobster tersebut tidak segar lagi. Sudah tahu kan kenapa makanan mewah ini jadi begitu mahal?