7 Keunikan yang Hanya Ada di Kota Palembang

7 Keunikan yang Hanya Ada di Kota Palembang

7 Keunikan yang Hanya Ada di Kota Palembang – Palembang adalah kota metropolitan di Indonesia terus berusaha untuk mengembangkan diri menjadi kota yang maju dan terdepan. Maka tak heran jika Kota Palembang ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah Asian Games 2018 dan sering digunakan untuk berbagai kegiatan nasional maupun internasional.

Baca juga : 4 Destinasi Alam yang Harus Dikunjungi di New South Wales

Kota yang menjadi ibu kota dari Provinsi Sumatera Selatan ini ternyata memiliki sejumlah fakta unik yang hanya dimiliki oleh Palembang sendiri. Hal ini menjadikan Kota Palembang memiliki keistimewaan yang dapat digunakan sebagai penarik para wisatawan.

Nah, kira-kira apa saja sih keunikan yang dimiliki oleh Kota pempek ini? Berikut hal-hal unik yang hanya dimiliki oleh Kota Palembang.

1. Palembang merupakan kota tertua di Indonesia, bahkan dunia

Kota Palembang dipercaya sebagai ibu kota dari Kerajaan Sriwijaya, kerajaan nasional pertama di nusantara. Hal ini didukung dengan ditemukannya prasasti Kedukan Bukit di Bukit Siguntang, yang mengatakan bahwa Palembang sudah menjadi sebuah kota sejak tanggal 16 Juni tahun 682 M.

Nah, berdasarkan tanggal di atas, berarti Kota Palembang saat ini sudah berusia kurang lebih selama 1336 tahun. Jika dibandingkan dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia, Palembang masih tetap menjadi kota tertua di Indonesia bahkan di dunia.

Namun, walaupun Kota Palembang sudah berusia sangat lama, Palembang masih tetap bertahan dan terus melakukan perkembangan di seluruh bidang lho.

Gak kalah kan sama kota-kota metropolitan yang lain?

2. Bersinar di malam hari, Palembang diberi julukan Venice of the east

Daerah ilir dan ulu Kota Palembang dipisahkan oleh sebuah sungai besar yaitu Sungai Musi. Dan sebagai penghubung antara daerah ilir dan ulu yang dipisahkan sungai, berdiri kokoh Jembatan Ampera yang megah di atasnya.

Kota Palembang diberi julukan sebagai Venice of the East yang artinya Venisia dari Timur. Venisia sendiri merupakan provinsi yanh ada di negara Italia.

Julukan tersebut diberikan oleh orang Barat yang ternyata melihat Kota Palembang memiliki kemiripan sama dengan Venisia di Italia. Kemiripan tersebut tak lain dan tak bukan adalah Sungai Musi yang mengalir mengelilingi Kota Palembang.

Apalagi daerah sekitar Sungai Musi dan Jembatan Ampera akan bersinar terang benderang pada malam hari layaknya Venesia pada malam hari. Seberapa mirip sih Kota Palembang dengan Kota Venesia?

3. Satu-satunya di Indonesia, jembatan Ampera bisa diangkat pada masa awal dibangun

Tahu sama ikon Kota Palembang? Ya, Jembatan Ampera. Jembatan yang memiliki kepanjangan Amanat Penderitaan Rakyat ini sudah dibangun sejak tahun 1962 dan diresmikan oleh presiden pertama Indonesia, Bung Karno pada tahun 1965. Pada masa itu, Jembatan Ampera menjadi jembatan terpanjang di Asia Tenggara lho. Keren kan?

Jembatan yang memiliki panjang 1117 meter ini dahulu bagian tengahnya bisa diangkat ke atas jika ada kapal besar yang ingin melintas di Sungai Musi. Hal ini menjadikan Jembatan Ampera menjadi satu-satunya jembatan yang bisa diangkat di Indonesia, sekaligus menjadi jembatan termegah pada masa itu.

Sayangnya, sejak tahun 1970 jembatan tersebut tidak pernah lagi diangkat. Karena dianggap mengganggu aktivitas lalu lintas di atasnya. Sayang banget ya.

4. Songket, dijuluki sebagai ratunya kain karena keindahannya

Kamu pasti sudah tahu kan kalau setiap daerah di Indonesia memiliki kain khasnya masing-masing? Nah, Kota Palembang juga punya kain khas daerah lho. Tentunya kain khas daerah dari Kota Palembang ini memiliki keistimewaan dibandingkan dengan kain dari daerah lain.

Songket, kain khas daerah Palembang ini sudah diakui oleh dunia karena bentuk dan motifnya yang sangat cantik. Berdasarkan sejarah, songket merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang pada masanya songket ini digunakan sebagai adat kerajaan.

Faktanya, songket ini memiliki harga jual yang cukup mahal. Karena bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatannya pun sangat istimewa. Bahkan, ada beberapa songket yang dibuat dari benang berbahan dasar emas lho.

Wah, lumayan mahal juga ya ternyata.

5. Masuknya agama Islam ternyata dibawa oleh bangsa Tiongkok

Nah ini juga hal unik yang harus kamu tahu nih. Ya, faktanya, agama Islam yang masuk ke Kota Palembang ternyata juga dibawa oleh orang-orang Tiongkok.

Tokoh bangsa Tiongkok yang paling terkenal dalam membawa agama Islam masuk ke Palembang adalah Laksamana Cheng Ho. Cheng Ho sendiri adalah seorang kasim muslim yang menjadi orang kepercayaan dari Kaisar Yongle di Tiongkok.

Laksamana Cheng Ho ini adalah orang yang gemar berlayar mengarungi samudera. Satu pelayarannya yaitu mengarungi Samudera Hindia atau Samudera Indonesia yang menjadi pintu awal bagi beliau untuk menyebarkan agama Islam di Indonesia, satu di antanranya ke Kota Palembang.

Peninggalan dari proses penyebaran agama Islam di Kota Palembang oleh Laksamana Cheng Ho adalah berdirinya Masjid Cheng Ho di daerah Jakabaring.

6. Wisata religius? Palembang punya Alquran terbesar di dunia

Sebagai kota yang memiliki masyarakat mayoritas beragama Islam, Palembang juga memiliki keistimewaan di bidang religi. Ya, Kota Palembang menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang memiliki Alquran terbesar di Dunia.

Alquran yang disebut sebagai Alqran Al Akbar ini merupakan tempat wisata religi unik, letaknya di Kecamatan Gandus Kota Palembang. Dikatakan unik karena di tempat ini kamu akan melihat Alquran berukuran raksasa.

Alquran Al Akbar ini memiliki ukuran 177 X 140 X 2,5 centimeter dan tebal keseluruhan beserta sampul sekitar 9 meter, yang menjadikannya sangat besar jika dipandang.

Tak heran kalo Alquran Al Akbar ini ramai dikunjungi oleh para wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara karena keunikannya tersebut. Satu-satunya di dunia lho.

7. Pulau Kemaro, eksis di tengah Sungai Musi

Palembang punya pulau unik yang jadi keistimewaan bagi Kota Palembang. Pulau ini dinamakan Pulau Kemaro yang terletak di tengah Sungai Musi. Untuk berhasil menapakkan kaki di pulau ini, kamu bisa menggunakan jasa penyeberangan dengan perahu ketek yang akan melintasi Sungai Musi.

Pulau Kemaro ini berdasarkan sejarah menjadi saksi tragis dari kisah cinta antara putra bangsawan asal Tiongkok, Tan Bun An, dengan putri dari raja Palembang yaitu Siti Fatimah, yang tidak mendapat restu dari masing-masing keluarga mereka.

Konon, pulau ini tidak akan pernah mengalami kebanjiran. Padahal kondisi Sungai Musi sedang mengalami pasang yang tinggi. Hal ini menjadi keistimewaan dari Pulau Kemaro.

Pulau Kemaro sendiri selalu dikunjungi oleh para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri, baik untuk berwisata ataupun sekadar untuk berziarah ke makam Tan Bun An dan Siti Fatimah. Di pulau ini sendiri sering dijadikan sebagai pusat perayaan Cap Go Meh yang diadakan beberapa hari setelah Hari Raya Imlek.

Ternyata Kota Palembang memiliki banyak keunikan ya. Hal ini patut menjadi penarik bagi wisatawan untuk terus menjadikan Kota Palembang sebagai destinasi wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *