6 Kuliner Nikmat Khas Palembang Selain Pempek

6 Kuliner Nikmat Khas Palembang Selain Pempek

6 Kuliner Nikmat Khas Palembang Selain Pempek – Kalau kita membahas kuliner khas Palembang pasti sudah terpikirkan tentang pempek. Makanan berbahan dasar ikan ini bisa ditemui dengan mudah di mana saja. Biasanya dijual bersama dengan tekwan ataupun bakso ikan khas Palembang, serta kerupuk kemplang yang gurih dan renyah.

Baca juga  : 6 Tempat Makan di Lombok dengan Latar Pantai yang Keren

Tapi kalau kamu berkunjung langsung ke Palembang, apalagi pas perhelatan Asian Games 2018, jangan cuma mencicipi pempek saja. Ada enam kuliner lezat berikut ini yang sayang banget kalau dilewatkan. Apa saja ya?

1. Lempok durian

Pulau Sumatera terkenal sebagai penghasil durian berkualitas tinggi, apalagi Medan. Nah, di Palembang juga bisa kamu temui beberapa olahan durian yang menarik untuk dicoba. Di antaranya Lempok Durian, penganan mirip dodol dengan rasa manis dan legit.

Aroma khas Lempok Durian dihasilkan dari proses pembuatannya yang cukup lama dengan cara dibakar. Makanan ini tahan cukup lama lho, bisa kamu bawa pulang untuk oleh-oleh kerabat di rumah.

2. Sambal tempoyak

Masih berbahan dasar durian, kali ini diolah menjadi sambal untuk teman makan ikan. Namanya sambal tempoyak, dibuat dari durian yang difermentasi lalu dicampur bumbu dan cabai. Sambal tempoyak biasanya disajikan dengan pindang patin, atau ragam olahan ikan lainnya khas Palembang.

3. Salai ikan

Kalau berkunjung ke Palembang, kamu akan disuguhi banyak sekali kudapan berbahan dasar ikan. Sumber daya hasil perairan di kota ini cukup melimpah, gak heran banyak makanan khasnya yang dibuat dari ikan. Salah satunya yang wajib dicoba adalah salai ikan.

Makanan ini dibuat dari ikan yang diawetkan dengan pengasapan. Biasanya menggunakan ikan patin dan lais. Cara mengonsumsinya tidak bisa langsung dijadikan teman makan nasi. Harus dimasak lagi dengan cara digoreng biasa, ditumis dengan cabai hijau, atau dimasak kuah santan.

4. Kerupuk pecah seribu

Kerupuk khas Palembang ternyata gak cuma Kemplang lho! Ada kerupuk Pecah Seribu yang menarik juga untuk kamu icip. Dinamai Pecah Seribu karena teksturnya pecah-pecah merata, dihasilkan dari cara menggorengnya yang unik.

Sama seperti Kemplang, Pecah Seribu juga berbahan dasar ikan. Bedanya, ukuran kerupuk ini lebih kecil berbentuk seperti mangkok. Cocok juga nih dibawa pulang untuk oleh-oleh. Asal gak habis duluan karena kamu cemilin selama perjalanan ya!

5. Kue maksuba

Beralih ke makanan tradisional, kamu wajib mencoba legitnya kue maksuba khas Palembang. Kue ini unik banget, proses pembuatannya membutuhkan hampir 30 butir telur bebek untuk tiap adonan lho! Wah, amis gak ya?

Tenang, bau amis telur akan disamarkan oleh campuran lainnya seperti mentega dan gula. Proses pembuatannya juga cukup lama sehingga mampu menghilangkan bau amis itu. Bentuk kue ini seperti lapis legit, terdiri dari banyak lapisan dalam satu loyang. Gak heran kalau proses pembuatannya memakan waktu lama.

6. Kue delapan jam

Punya cita rasa yang mirip dengan kue maksuba, jangan lewatkan legitnya kue delapan jam. Namanya unik ya? Yup, sesuai dengan proses pembuatannya yang memakan waktu sekitar 8 jam. Hasilnya, kue berwarna kecokelatan dengan tekstur yang padat.

Bahan baku kue delapan jam hampir sama dengan maksuba, tapi menggunakan telur yang lebih sedikit. Keberadaan kue ini mulai susah dicari, karena biasa disajikan saat Idul fitri saja. Tapi tenang, beberapa toko oleh-oleh masih menjualnya kok. Makanya kamu wajib banget mencoba saat berkunjung ke Palembang. Yuk, mau icip yang mana dulu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *